Celoteh - 3


    Kemarin aku bertemu seseorang di suatu perjalanan. Dibonceng ayahnya, ia duduk miring khas perempuan yang memakai rok. Seketika, momen yang pernah ku lewatin dulu saat berusaha mendakati dia seakan ter-replay.

    How stupid i was, semuanya berputar kayak kaleidoskop. aku sempat ingin menyapa saat ia melihat kebelakang. aku ingat dia ngelihat sebentar, ekspresinya kayak orang lagi mengingat sesuatu. Tapi niat menyapa itu ku urungkan. aku teringat momen saat dia ngilang gitu aja, tanpa kejelasan, tanpa imbauan. Dia berubah menjadi orang lain.

    Aku sudah merasa asing.

    Disaat itu, pikiranku berjalan sendirian. Dan aku sadar, tempat yang dulu ku kira nyaman ternyata hanya ilusi.

    “Enough is enough!” Batiku dalam hati, lalu tancap gas dan mendahului mereka.

    Jadi, apa intinya?

    There’s a big world out there. I’m not wasting time on anyone who’s not interested or merely apreciate my presence. There are actually people out there who’d be excited to have my attention; I’m going to go find one of them.

Komentar