Postingan

Langit - Keberangkatan (BAB XV)

Angin gunung berhembus pelan. Membawa sejuk dari alam seolah menyambut tombongan Tian. Rambut berantakan Alvin yang kurang tidur tersibak. Ia segera menyisirnya dengan tangan. Langit siang menuju sore pada hari pertama liburan tampak cerah. Alina memeriksa ulang isi ransel besar miliknya, masing-masing Echa, Alvin, dan Tian juga melakukan hal yang sama. Ia melihat lagi daftar bawaan hasil rapat yang mereka tulis kemarin, mencocokan dengan alat yang ada di dalam tas.  “Okay, sudah, lengkap semua.” Gumam Alina kepada dirinya sendiri sambil menutup reseleting ransel. “Aku juga.” Echa menimpali, padahal suara Alina lebih terdengar seperti bisikan. Alvin dan Tian cepat-cepat menoleh kepada Echa. “Alina nggak tanya kamu, Cha.” Kata Alvin,  “Ge’er banget,” Alvin seperti biasa mencoba membuat Echa gusar. “Setidaknya kalian tahu kalau isi ransel gue sudah lengkap.” Jawabnya, berusaha tidak memperdulikan celotehan Alvin. “Isi tas gue ini logistik kalian, loh!” sindir Ech...

Yang Pergi dan Tak Kembali: Bagian 1 - Yudea

Halo!

Celoteh 14