Sepotong Senja Untukmu

 


Aku berdiri seorang diri di rooftop rumah kostku yang putih warnanya

Memandang dunia yang terdiri dari ruang dan waktu

Memandang bagaimana keduanya menyatu padu dalam kesatuan yang kukuh

Menjelmakan alam itu untuk mataku yang lelah seharian

Di tepi kota ini, di tepi bumi yang berotasi pelan

Semesta layaknya sapuan warna berkilau dan langit bagaikan hamparan karpet biru yang diam menjelma memerah

Dan angin menghembus hangat menerpa wajahku ketika aku berdiri menghadapnya

Tiba - tiba senja turun

Keindahan berpadu dengan heningnya hari menuju malam dan aku tiba-tiba teringat padamu

“barangkali senja ini bagus untukmu,” pikirku

Maka kupotret senja itu sebelum gelap melahapnya habis

Ku bidik dengan lensa kamera pada empat sisi lantas kumasukkan ke dalam memori digital

Dengan begitu keindahan itu bisa abadi dan aku bisa memberikannya padamu dalam rona yang sama

Komentar